RSS

Kekacauan UN di Indonesia

20 Apr

Kekacauan UN 2013 di Indonesia

Anggaran sebanyak Rp. 95 Miliar yang dianggarkan untuk penyelenggaraan Ujian Nasional tahun ini sepertinya sia-sia. Dana sebanyak itu sudah habis untuk pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini tetapi hasil di lapangan (rasanya) tidak sebanding dengan dana yang yang sudah dipakai. Adik saya dimana disini dia merupakan salah satu peserta Ujian Nasional tahun ini mengungkapkan bahwasanya lembar jawab yang dipakai adalah kertas dengan kualitas yang kurang bagus. Hal ini dikarenakan lembar jawaban dan soal adalah jenis kertas yang sama.

 

pelaksanaan UN 2013

 

Selain itu pelaksanaan UN di 11 provinsi di Indonesia ditunda dari jadwal senula karena teknis percetaan yang belum selesai. 11 provinsi yang tidak dapat melaksanakan UN sesuai jadwal diantaranya adalah Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. Selain itu banyak sekolah-sekolah dipenjuru Bangsa Indonesia yang hanya mendapatkan naskah ujian nasional yang tidak sesuai dengan jumlah peserta ujian nasional. Bahkan ada sebagian sekolah yang hanya mendapatkan soal UN 50 % dari peserta, ada pula yang hanya mendapatkan soal UN 20 % dari peserta. Dan cara penyelesaian adar UN tetap bisa belangsung, panitia UN terpaksa (harus) menggandakan soal dengan cara meng-copy.

Salah satu daerah yang tidak mendapatkan soal sesuai dengan jumlah peserta UN adalah kota Samarinda, Kalimantan Timur. “Saat ini, terdapat 24 sekolah di Samarinda yang belum mendapatkan distribusi soal UN, termasuk satu kelompok Kejar Paket C. Ada 2.700 calon peserta UN yang tidak mendapatkan soal. Bahkan, sekolah anak saya, SMA 10, itu juga belum mendapat soal,” keluh Walikota Samarinda Syaharie Jaang seperti yang ditulis di Tribun Kaltim pada tanggal 18 april 2013.    Sehingga untuk menyelesaiakn permasalahan tersebut, akhirnya UN di Samarinda,Kalimantan Timur dilaksanakan pada hari jum’at, 19 april 2013. Hal ini diputuskan oleh walikota Samarinda setelah mengetahui hasil Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Gubernur Kaltim yang memutuskan UN di Kaltim akan digelar jum’at, 19 april 2013.

Menurut penuturan Walikota Samarinda Syaharie Jaang seperti yang ditulis di Tribun Kaltim pada tanggal 18 april 2013, “kekurangan ratusan ribu lembar soal diputuskan untuk diperbanyak dengan cara di fotocopy Kalau digandakan, bukan tanggung jawab saya mengenai kualitas kertas, kerahasiaan dan keamanan soal, apalagi hanya dengan perintah lisan. Saya siap menanggung resiko mendapatkan sanksi dari pemerintah pusat karena saya menolak melaksanakan UN dilakukan kamis, 18 april 2013. Saya lebih baik dimarahi Presiden dari pada saya dimarahi 2.700 calon peserta UN dan orangtuanya yang tidak kebagian soal.”

Menurut saya, pelaksanaan UN tahun ini seharusnya dievaluasi kembali. Hal ini dikarenakan selama ini sistem pendidikan di Indonesia tidak keberpihakan kepada guru. Un di Indonesia cenderung meninggalkan peran guru, padahal guru merupakan orang yang lebih tahu dengan benar dan tepat situasi peserta didik mereka. Dan demi hanya mendapatkan nilai UN yang baik, banyak siswa yang meninggalkan jujur. Banyak diantara mereka yang menghalalkan berbagai cara demi medapatkan nilai UN yang baik.

Sebenarnya Mahkamah Agung memutuskan bahwa UN baaru bisa dilaksanakan setelah kualitas prasarana dan sarana pendukung pendidikan telah dipenuhi secara merata di seluruh Indonesia. Keputusan ini seolah tidak diindahkan oleh pemerintahan Indonesia.

 

Sumber : http://kaltim.tribunnews.com/2013/04/18/soal-un-difotokopi-walikota-samarinda-tak-mau-tanggung-jawab

http://www.youtube.com/watch?v=TEX64QstWj0

 
Leave a comment

Posted by on April 20, 2013 in pendidikan

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: